Begitu punya domain, Anda akan sering bertemu tiga istilah: registrar, DNS, dan nameserver. Ketiganya punya tugas berbeda. Panduan ini menjelaskan apa itu nameserver dan apa yang berubah kalau DNS domain Anda dikelola C Building.
Apa itu nameserver?
Setiap domain punya sekumpulan record DNS. Record ini memberi tahu browser server mana yang menyimpan website, dan memberi tahu server pengirim email ke mana email harus dikirim. Nameserver adalah server yang menyimpan record ini dan menjawab atas nama domain.
Data pendaftaran domain mencantumkan beberapa nameserver. Saat ada yang mencari domain Anda, internet lebih dulu menemukan nameserver itu, lalu membaca record dari sana. Nameserver mengarah ke penyedia mana, penyedia itulah yang mengelola DNS Anda.
Registrar, penyedia DNS, dan nameserver: apa bedanya?
Registrar dan penyedia DNS bisa berbeda perusahaan. Mengganti nameserver hanya mengganti penyedia DNS. Domain tetap terdaftar di tempat semula, dan Anda tetap memperpanjangnya di sana.
Nameserver C Building
C Building memakai empat nameserver ini:
- ns1.cbuilding.net
- ns2.cbuilding.net
- ns3.cbuilding.net
- ns4.cbuilding.net
Layanan DNS di baliknya adalah AWS Route 53; halaman pengelolaan domain menampilkan "C Building (Route 53)". Kalau bisa, masukkan keempatnya. Kalau registrar hanya menerima dua, dua yang pertama sudah cukup.
Kenapa sebaiknya DNS dikelola C Building?
- Semua record di satu tempat: record website, email, dan DNS lainnya bisa diubah langsung di C Building, tanpa login ke registrar.
- AI bisa mengatur record untuk Anda: kalau perlu menambah atau mengubah record, Anda bisa minta AI C Building yang mengerjakannya.
- Website terhubung otomatis: C Building menyiapkan record yang dibutuhkan website. Begitu nameserver diganti, website langsung terhubung ke domain tanpa perlu salin-tempel apa pun.
- Record yang ada ikut dibawa: sebelum mulai, Anda bisa mendeteksinya otomatis, mengimpor dari Cloudflare, atau menempelkan zone file, lalu mengonfirmasi satu per satu.
Yang perlu diketahui sebelum beralih
- Begitu nameserver diganti, record di penyedia DNS lama berhenti berfungsi. Jadi bawa dulu record yang Anda butuhkan, baru ganti nameserver.
- Kalau DNSSEC aktif di registrar, matikan dulu (hapus record DS) dan tunggu sampai berlaku. Kalau tidak, domain akan berhenti bisa diakses. Lihat Sebelum mengganti nameserver: email dan DNSSEC.
- Setelah menekan Start hosting di C Building, ganti nameserver di registrar dalam 3 hari. Kalau tidak, pengaturan dan record yang sudah dibawa akan dihapus.
- Sebelum nameserver mengarah ke C Building, record bisa dilihat tapi belum bisa diubah.
- Kalau nanti nameserver mengarah ke tempat lain, pengubahan record dihentikan sementara. Setelah 14 hari tanpa dikembalikan, hosting DNS berakhir otomatis.
Beberapa registrar tidak mengizinkan nameserver diganti. Cloudflare menyatakan semua domain di Cloudflare Registrar memakai nameserver Cloudflare (Cloudflare FAQ). Shopify menyebut domain yang dikelola Shopify harus memakai nameserver bawaan Shopify (Shopify Help). Untuk domain seperti ini, lihat Pengaturan Cloudflare sekali klik dan DNS untuk domain Shopify dan Netlify.
Anda tidak wajib mengganti nameserver
DNS dikelola C Building itu pilihan. Anda bisa membiarkan DNS di tempat semula dan menambahkan record yang dicantumkan C Building di penyedia DNS Anda. Kalau DNS Anda di Cloudflare, tombol "Set up with Cloudflare" akan menambahkannya untuk Anda. Domain yang dibeli lewat C Building tidak perlu langkah ini; record-nya disiapkan otomatis.
Siap beralih? Ikuti langkah demi langkah di Biarkan C Building mengelola DNS domain Anda.